Tunjukan Solidaritas, George W Bush Antarkan Pizza ke Secret Service

loading…

Mantan Presiden AS George W Bush mengantarkan pizza kepada personel Secret Service. Foto/Istimewa

WASHINGTON – Mantan presiden Amerika Serikat (AS), George W Bush, menunjukkan solidaritasnya kepada mereka yang terkena dampak penutupan pemerintah. Presiden AS ke-43 ini mengantarkan pizza kepada tim Secret Service.

Postingan di media sosial menunjukkan Bush membawa makanan kepada tim Secret Service yang menjaganya.

“Sudah waktunya bagi para pemimpin di kedua sisi untuk mengesampingkan politik, berkumpul, dan mengakhiri penutupan ini,” tulis Bush di Instagram seperti dikutip dari BBC, Minggu (20/1/2019).

Baca Juga:

Penutupan pemerintah telah memasuki minggu kelima dan merupakan yang terpanjang dalam sejarah AS.

Sekitar 800 ribu staf federal AS ada di rumah atau bekerja tanpa bayaran selama kebuntuan politik terkait pendanaan untuk tembok perbatasan yang diusulkan Trump.

Angka ini termasuk sekitar 6.000 staf Secret Service, sekitar 85{abc77dde74f4283130ff267239a3d5c3de13fcdeeb0ff25d6c16f20d26f70f2d} di antaranya dilaporkan masih bekerja hingga penutupan.

Aksi solidaritas Bush ini dilakukan setelah Ketua DPR Nancy Pelosi meminta Presiden Trump untuk menunda pidato kenegaraan tahunannya dengan alasan keamanan.

Baca: Pemerintahan Tutup, DPR AS Minta Trump Jadwal Ulang Pidato Tahunan

Secret Service “lumpuh” oleh kurangnya dana, Pelosi menulis dalam sebuah surat, dengan alasan ia harus menyampaikan pidato secara tertulis mengingat kebutuhan keamanan yang besar untuk acara tersebut.

Presiden Trump menghentikan perjalanan Ketua DPR ke Brussels dan Afghanistan yang telah direncanakan dua hari kemudian, melarangnya menggunakan pesawat militer.

“Akan lebih baik jika Anda berada di Washington bernegosiasi dengan saya,” tulisnya.

Baca: Batalkan Perjalanan ke Afghanistan, Trump Picu Kemarahan Kongres

Sikap mantan Presiden Bush muncul setelah melihat pengawas lalu lintas udara Kanada mengirim rekan-rekan mereka ratusan pizza melintasi perbatasan untuk membantu selama penutupan pemerintah.

Sementara itu Presiden Trump mengadakan pesta lebih dari 300 burger di Gedung Putih, karena kurangnya staf katering di tengah penutupan pemerintah.

(ian)