Soal Pidato Kenegaraan, Trump Tunggu Penutupan Pemerintah Selesai

loading…

Presiden AS Donald Trump akan menyampaikan pidato kenegaraan setelah penutupan pemerintah selesai. Foto/Istimewa

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan, akan menunggu sampai penutupan pemerintah selesai untuk menyampaikan pidato kenegaraan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Hal itu diungkapkan Trump dalam sebuah cuitan di akun Twitternya.

Dalam kesempatan itu, Trump juga megkritik Ketua DPR AS Nancy Pelosi karena membatalkan undangan pidato kenegaraan sebelumnya. Ketua DPR mengatakan ia berubah pikiran karena penutupan pemerintah yang telah berlangsung lebih dari sebulan dan mempengaruhi 800 ribu pekerja federal.

“Ini hak prerogatifnya – aku akan melakukan Pidato ketika Shutdown selesai. Saya tidak mencari tempat alternatif untuk pidato SOTU karena tidak ada tempat yang dapat bersaing dengan sejarah, tradisi dan pentingnya Kamar Dewan,” kata presiden dalam tweet menggunakan akronim untuk State of the Union seperti dikutip dari Reuters, Kamis (24/1/2019).

Baca Juga:

Hingga saat ini tidak ada titik terang untuk nasib 800.000 pegawai federal AS yang belum menerima gaji karena penutupan sebagian pemerintahan masih berlanjut.

Senat AS dijadwalkan menggelar voting untuk beberapa proposal demi mengakhiri penutupan pemerintahan federal itu. Ketua Mayoritas Senat Partai Republik Mitch McConnell menyatakan berencana menggelar voting pada Kamis ini untuk proposal dari Partai Demokrat yang akan mendanai pemerintahan selama tiga pekan, tapi tidak termasuk dana USD5,7 miliar untuk tembok perbatasan AS-Meksiko yang diminta Presiden AS Donald Trump.

Prospek voting itu pun suram. DPR AS telah mengesahkan beberapa rancangan undang- undang (RUU) serupa, tapi Trump menolak legislasi yang tidak memasukkan dana dinding perbatasan.

(ian)