Serukan Pemilu, UE Dukung Penuh Parlemen Venezuela

loading…

Tokoh oposisi sekaligus ketua parlemen Venezuela, Juan Guaido, mengangkat dirinya sebagai presiden sementara negara itu. Foto/Istimewa

BRUSSEL – Uni Eropa (UE) mendukung penuh parlemen Venezuela, Majelis Nasional, sebagai lembaga yang dipilih secara demokratis yang kekuatannya perlu dipulihkan dan dihormati. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri UE Federica Mogherini.

“UE sangat menyerukan dimulainya proses politik segera yang mengarah ke pemilihan umum yang bebas dan kredibel, sesuai dengan tatanan Konstitusi,” kata Mogherini dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (24/1/2019).

Mogherini menekankan hak-hak sipil, kebebasan dan keselamatan semua anggota Majelis Nasional, termasuk presiden yang memproklamirkan diri sendiri, Juan Guaido, perlu diperhatikan dan dihormati sepenuhnya.

Baca Juga:

Pendapat berbeda dikeluarkan oleh Kepala Dewan Eropa yang menyuarakan dukungan untuk “presiden sementara” negara itu.

“Saya berharap bahwa seluruh Eropa akan bersatu mendukung kekuatan demokrasi di Venezuela,” tulis Donald Tusk di Twitter.

“Tidak seperti (Nicolas) Maduro, Majelis Nasional, termasuk Juan Guaido memiliki mandat demokratis dari warga negara Venezuela,” tambahnya.

Presiden AS Donald Trump mengakui pemimpin oposisi Venezuela Guaido sebagai presiden sementara, menandai eskalasi yang paling signifikan dalam perseteruan yang sedang berlangsung antara Washington dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Maduro dicopot dari kekuasaannya oleh Majelis Nasional dan menolak untuk mengakuinya di tengah pengakuan internasional yang berlanjut. Beberapa saat sebelum pengumuman Trump, Guaido, seorang insinyur industri, dilaporkan mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara di hadapan kerumunan massa di ibukota Venezuela, Caracas.

(ian)