Serangannya Dipukul Mundur Suriah, Israel Klaim Targetkan Iran

loading…

Pemandangan pertempuran misil di langit Damaskus saat militer Suriah merespons serangan udara Israel. Foto/Twitter @HoseinMortada

DAMASKUS – Suriah dengan sistem pertahanan udara Pantsir dan Buk telah memukul mundur serangan sejumlah jet tempur F-16 Israel pada Minggu malam. Namun, militer Zionis mengklaim serangan mereka ditargetkan pada pasukan Quds Iran di wilayah itu dan memperingatkan militer Damaskus untuk tidak bertindak yang membahayakan militer Tel Aviv.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan sistem pertahanan udara militer Damaskus berhasil menembak jatuh sejumlah “target musuh”.

“Kami telah mulai menyerang sasaran-sasaran Quds Iran di wilayah Suriah. Kami memperingatkan Angkatan Bersenjata Suriah agar tidak berusaha membahayakan pasukan atau wilayah Israel,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, Senin (21/1/2019) pagi, yang dilansir Al Jazeera.

Baca Juga:

Pasukan Quds bertanggung jawab atas operasi Garda Revolusi Iran di luar negeri. Iran adalah pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pasukannya dalam perang sipil yang telah berlangsung lama di negara itu.

Laporan SANA yang mengutip para saksi mata di Ibu Kota Suriah, Damaskus, mengatakan bahwa ada ledakan keras terdengar di langit semalam.

Serangan itu terjadi tak lama setelah serangan lintas perbatasan pada hari yang sama. Dalam insiden itu, pihak Suriah mengatakan pihaknya telah memukul mundur serangan udara Israel.

Sebaliknya, Israel mengaku menghalau roket yang ditembakkan di Dataran Tinggi Golan dengan sistem anti-rual Iron Dome.

“Kami memiliki kebijakan permanen, untuk menyerang kubu Iran di Suriah dan melukai siapa pun yang mencoba menyakiti kami,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Tentara Israel juga mengatakan situs wisata musim dingin yang populer di Gunung Hermon di Dataran Tinggi Golan akan ditutup. Jika tidak ada seranga, semuanya tetap normal di sepanjang perbatasan dengan Suriah.

(mas)