SDF Tangkap Dua Militan ISIS Berkewarganegaraan AS

loading…

Para anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF), salah satu kelompok oposisi anti-rezim Presiden Bashar al-Assad. Foto/REUTERS/Rodi Said

DAMASKUS – Pasukan Demokratik Suriah (SDF), salah satu kelompok oposisi anti-rezim Damaskus, menangkap dua militan Islamic State (ISIS) berkewarganegaraan Amerika Serikat. Pernyataan penangkapan dua militan asal Amerika ini dirilis untuk media pada hari Sabtu (19/1/2019).

Pernyataan SDF—milisi oposisi yang dimpimpin pasukan YPG Kurdi dan didukung militer AS—tertanggal 6 Januari 2019. Kelompok oposisi itu tidak memberikan alasan mengapa pernyataan mereka baru dirilis ke media hari ini.

Menurut kelompok oposisi tersebut, kedua militan ISIS asal Amerika ditangkap selama operasi di provinsi Deir al-Zor bersama dengan dua warga Pakistan dan seorang warga negara Irlandia.

Baca Juga:

Pada hari Kamis lalu, SDF berjanji untuk meningkatkan serangan terhadap sisa-sisa militan ISIS. Komitmen itu muncul sehari setelah setelah serangan bom menewaskan empat warga Amerika Serikat, termasuk dua tentara Washington, di Suriah utara. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom itu.

“Dengan bantuan koalisi (yang dipimpin AS), kami akan meningkatkan operasi militer kami untuk menghilangkan sisa-sisa Daesh (ISIS) dan mengejar sel-sel tidur mereka,” bunyi pernyataan SDF, yang dikutip Reuters.

Suriah telah dilanda konflik sejak 2011, di mana sejumlah kelompok oposisi dan organisasi teroris memerangi Tentara Arab Suriah dalam upaya untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Rusia, bersama dengan Turki dan Iran, adalah salah satu negara penjamin gencatan senjata Suriah untuk saat ini.

Sedangkan AS yang memimpin koalisi internasional telah memutuskan untuk menarik semua pasukannya dari Suriah, meski menolak merinci jadwalnya. AS mengklaim telah mengalahkan ISIS di Suriah meski empat warganya baru saja terbunuh oleh serangan bom di negara Bashar al-Assad tersebut.

(mas)