Rusia: Strategi Rudal AS Picu Perlombaan Senjata di Luar Angkasa

loading…

Moskow menyebut strategi pertahanan rudal baru AS yang diumumkan Presiden Donald Trump dapat memicu perlombaan senjata di luar angkasa. Foto/Istimewa

MOSKOW – Rusia mengkritisi strategi pertahanan rudal baru Amerika Serikat (AS) yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Kamis kemarin. Moskow menyatakan strategi pertahanan rudal Washington akan memicu perlombaan senjata yang berbahaya di ruang angkasa. Strategi baru tersebut tidak ubahnya meluncurkan kembali program Star Wars di era Perang Dingin.

Presiden AS Donald Trump meluncurkan rencana yang menyerukan pengembangan sensor berbasis ruang angkasa untuk mendeteksi rudal musuh yang masuk dan mengeksplorasi senjata berbasis ruang angkasa untuk menembak jatuh rudal, di antara langkah-langkah lain untuk melindungi AS.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Rusia menggambarkan rencana AS itu konfrontatif dan akan memberikan pukulan terhadap stabilitas internasional yang sudah rapuh.

Baca Juga:

“Kami terutama khawatir dengan pasal-pasal yang berkaitan dengan rencana untuk pengembangan senjata ruang angkasa dari pertahanan rudal AS,” bunyi pernyataan itu.

“Strategi de facto memberi lampu hijau untuk prospek mendasar kemampuan serangan rudal di ruang angkasa,” sambung pernyataan itu.

“Implementasi ide-ide ini pasti akan mengarah pada dimulainya perlombaan senjata di ruang angkasa, yang akan menjadi konsekuensi paling negatif bagi keamanan dan stabilitas internasional,” kata pernyataan itu.

“Kami ingin menyerukan kepada pemerintah AS untuk berpikir lagi dan menjauh dari upaya yang tidak bertanggung jawab untuk meluncurkan kembali, dengan basis baru dan lebih berteknologi tinggi, program ‘Star Wars’ era Reagan yang masih diingat,” seru pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/1/2019).

Moskow juga mendesak Washington untuk terlibat dengan Rusia dalam pembicaraan konstruktif tentang keseimbangan senjata nuklir “sebelum terlambat”.

(ian)