Rusia: AS Tak Bisa Buktikan Rudal 9M729 Langgar INF

loading…

Rusia menuturkan, Amerika Serikat belum memberikan bukti spesifik kepada Rusia untuk mendukung klaimnya bahwa sistem rudal 9M729 melanggar Perjanjian INF. Foto/Istimewa

MOSKOW – Rusia menuturkan, Amerika Serikat (AS) belum memberikan bukti spesifik kepada Rusia untuk mendukung klaimnya bahwa sistem rudal 9M729 melanggar Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah (INF).”Kami memenuhi kontrak secara penuh, tanpa pengecualian, tanpa penyimpangan dari persyaratan,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (17/1).”Sistem 9M729 kami belum pernah diuji untuk rentang yang dilarang oleh kontrak. Kami tidak melihat alasan lain mengapa Amerika Serikat akan mengajukan klaim kepada kami mengenai perjanjian dan secara khusus mengenai sistem ini. Amerika Serikat tidak dapat memberi kami alasan spesifik mengapa disimpulkan bahwa rudal ini tidak memenuhi persyaratan perjanjian,” sambungnya.Menurut Ryabkov, klaim AS tentang dugaan pelanggaran Rusia tidak lebih dari lapisan gula yang digunakan untuk menutupi posisi kosong.”Kami akan terus menekankan bahwa lapisan gula ini tidak memiliki apa-apa di bawahnya: tidak ada adonan, tidak ada konten, tidak ada substansi sama sekali. Itu semua palsu. Mereka adalah ilusionis di bidang kebijakan pengendalian senjata yang berusaha menyesatkan sekutu NATO dan pihak komunitas internasional secara keseluruhan,” kata diplomat itu.AS, lanjut Ryabkov harus beralih untuk memenuhi kewajibannya di bawah perjanjian untuk memastikan kelangsungan perjanjian itu, Ryabkov mengatakan, bahwa jika Washington tidak siap untuk berdialog dengan Rusia, tanggung jawab atas kegagalan pakta akan berada pada pihak AS.Ryabkov menyebut Rusia tidak memahami apakah AS menginginkan INF berakhir atau siap untuk bekerja sama dengan Rusia untuk melestarikan perjanjian itu. Ryabkov mengingatkan kembali pernyataan Rusia tentang penerapan sistem Aegis Ashore milik AS di Eropa dan kapasitas sistem ini untuk menembakkan rudal yang dilarang di bawah perjanjian INF.

Baca Juga:

(esn)