Rencanakan Serangan Terhadap Komunitas Muslim, 4 Orang Ditangkap

loading…

Polisi menangkap 4 orang, satu diantaranya masih pelajar, yang merencanakan serangan terhadap komunitas Muslim di Islamberg. Foto/Istimewa

NEW YORK – Sedikitnya tiga pria dan seorang remaja telah ditangkap setelah berencana melakukan serangan bom terhadap sebuah komunitas Muslim di New York. Pihak penyelidik telah menemukan tiga bom rakitan dan hampir dua lusin senjata.

Rencana serangan itu terungkap setelah seorang siswa di Odyssey Academy, sebuah sekolah di Yunani, New York, menunjukkan kepada teman sekelasnya foto seorang siswa lain.

“Dia terlihat seperti penembak sekolah berikutnya, bukan?” ujar Kepala Kepolisian Yunani Patrick Phelan menirukan perkataan siswa itu kepada teman sekelasnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/1/2019).

Baca Juga:

Pernyataan itu kemudian dilaporkan ke pihak keamanan sekolah, yang bersama dengan polisi setempat mewawancarai baik siswa yang memiliki foto maupun siswa dalam gambar.

Penyelidikan akhirnya menyebabkan polisi mengeksekusi beberapa surat perintah penggeledahan dan menangkap empat orang, termasuk siswa yang memamerkan foto itu.

Kelompok itu telah merencanakan untuk menyerang Islamberg, sebuah kantong kecil di Pegunungan Catskill sekitar 150 mil barat laut Kota New York. Kota ini didirikan lebih dari tiga dekade lalu oleh sekelompok Muslim kulit hitam yang mengikuti ajaran ulama Sufi Pakistan Mubarik Ali Shah Gilani.

Brian Colaneri (20) dari Rochester; Andrew Crysel (18) dari Rochester Timur; dan Vincent Vetromile (19) didakwa dengan tuduhan kepemilikan senjata dan konspirasi. Sementara siswa, yang berusia 16 tahun, didakwa dengan pelanggaran yang sama tetapi tidak diidentifikasi karena usianya.

Tidak segera jelas apakah para terdakwa memiliki pengacara.

Phelan mengatakan tiga alat peledak rakitan ditemukan di rumah remaja itu. Senjata-senjata itu, yang terdiri dari shotguns dan senapan, dimiliki secara sah.

“Jika mereka melakukan rencana ini, indikasinya mereka akan melakukan hal itu, orang-orang akan mati,” kata Phelan.

“Saya tidak tahu berapa banyak dan siapa, tetapi orang-orang akan mati,” tegasnya.

Polisi menolak memberikan perincian tentang bagaimana penyelidikan atas komentar siswa tersebut mengarah pada penangkapan.

“Tiga dari empat terdakwa anggota Pramuka,” kata Phelan.

Islamberg telah menjadi target di masa lalu. Dua tahun lalu, seorang lelaki Tennessee dijatuhi hukuman hampir 20 tahun penjara karena merencanakan untuk menyerang daerah kantong itu.

(ian)