Polwan AS Tewas Ditembak dalam Game Ala Russian Roulette

loading…

Katlyn Alix, 24, polwan di Amerika Serikat (AS) yang tewas ditembak rekannya dalam permainan ala Russian Roulette. Foto/St. Louis Police Department

ST LOUIS – Seorang polisi pria St. Louis, Missouri, Amerika Serikat (AS) didakwa melakukan pembunuhan tak disengaja dalam penembakan terhadap seorang petugas polisi wanita (polwan). Penembakan itu terjadi dalam game mematikan dengan revolver ala “Russian Roulette”.

Jaksa Pengadilan CirCuit, Kim Gardner, menyampaikan dakwaan pada hari Jumat waktu setempat terhadap petugas polisi Nathaniel Hendren, 29, terkait kematian petugas polwan Katlyn Alix, 24, pada hari Kamis.

“Saya akan meminta pertanggungjawaban orang lalai dari profesi, status publik, atau jabatannya dalam kehidupan,” kata Gardner dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:

Menurut dokumen pengadilan yang dilansir Fox News, Minggu (27/1/2019), kedua polisi itu diduga memainkan game di mana mereka bergiliran membidik satu sama lain dengan satu peluru layaknya permainan “Russian Roulette”.

Hendren didakwa dengan dua tindak pidana berat; pembunuhan secara paksa dan tindakan kriminal bersenjata.

Permainan berbahaya itu terjadi dalam apartemen Hendren.

“Terdakwa mengosongkan silinder revolver dan kemudian memasukkan satu cartridge kembali ke dalam silinder,” bunyi dokumen pengadilan. Dia diduga memutar silinder, mengarahkan pistol dan menarik pelatuk dan tidak meletus.

Selanjutnya, giliran Alix mengambil pistol itu, mengarahkannya ke Hendren dan menarik pelatuknya. Namun, pistol itu tidak meletus.

“Hendren mengambil pistol itu kembali dan mengarahkannya ke korban (dan) menarik pelatuknya yang menyebabkan pistol itu meletus,” lanjut dokumen pengadilan. “Korban dihantam di bagian dada.”

Alix dibawa ke St. Louis University Hospital, di mana polwan itu dinyatakan meninggal.

Kedua polisi itu kerja lembur pada hari Rabu dan keduanya pergi ke apartemen Hendren setelah selesai bertugas.

Kepala Polisi setempat John Hayden menolak untuk menjawab pertanyaan mengapa petugas berkumpul di apartemen.

(mas)