PM Palestina Ajukan Pengunduran Diri

loading…

Perdana Menteri (PM) Palestina Rami al-Hamdallah telah mengajukan pengunduran dirinya dan dari pemerintahan persatuan kepada Presiden Mahmoud Abbas. Foto/Istimewa

RAMALLAH – Perdana Menteri (PM) Palestina Rami al-Hamdallah telah mengajukan pengunduran dirinya dan dari pemerintahan persatuan kepada Presiden Mahmoud Abbas. Hal ini memberikan pukulan untuk menggagalkan upaya rekonsiliasi dengan kelompok Islam Hamas di Gaza.

“Pemerintah akan terus melaksanakan tugasnya sampai (Perdana Menteri) yang baru terbentuk,” katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan kabinet mingguan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/1/2019).

Terkait pengunduran diri ini, belum ada komentar langsung dari Presiden Palestina Mahmaoud Abbas. Namun faksi Fatah yang dipimpinnya pada pertemuan yang dipimpinnya dua hari lalu, merekomendasikan agar pemerintah diganti. Seorang pejabat Hamas mengutuk tindakan itu sebagai upaya untuk meminggirkan dan mengeluarkan kelompok itu dari politik Palestina.

Baca Juga:

Hamdallah, seorang akademisi yang kurang dikenal, memimpin pemerintahan persatuan nasional yang dibentuk pada 2014. Ia juga memimpin upaya rekonsiliasi Fatah yang berbasis di Tepi Barat dengan Hamas, yang merebut kekuasaan di Gaza pada 2007.

Kedua kelompok menandatangani kesepakatan rekonsiliasi dua tahun lalu yang menggerakkan rencana untuk Otoritas Palestina yang dipimpin oleh Mahmoud Abbas untuk melanjutkan pemerintahan di Gaza dan mengambil kendali atas titik-titik persimpangan di wilayah kantong dekat pantai ke Mesir dan Israel.

Tetapi perselisihan tentang pembagian kekuasaan dan ketidaksepakatan tentang kebijakan terhadap Israel telah menghambat implementasi kesepakatan tersebut.

(ian)