Pesawat Pembom Supersonik Tu-22M3 Rusia Jatuh di Arktik, 3 Tewas

loading…

Pesawat pembom supersonik Tu-22M3 Rusia. Foto/REUTERS

OLENYA – Sebuah pesawat pembom (bomber) supersonik Tu-22M3 Rusia jatuh ketika berusaha mendarat dalam badai salju di Arktik atau Kutub Utara pada hari Selasa. Insiden yang memicu bola api itu menewaskan tiga kru.

Seorang kru lainnya mengalami luka serius dan telah dibawa ke rumah sakit. Saksi mata mengatakan, pesawat bomber strategis jarak jauh bermesin ganda itu meledak dalam kobaran api di sebuah pangkalan udara di wilayah Murmansk.

Layanan darurat bertindak cepat memadamkan kebakaran besar di lokasi kejadian.

Baca Juga:

“Sebuah pesawat Tu-22M3 melakukan pendaratan keras setelah penerbangan pelatihan, karena salju yang membingungkan,” kata sumber di Kementerian Pertahanan Rusia.

Laporan awal mengatakan dua kru tewas dan dua lainnya selamat. Namun, Ren TV dan Vesti TV melaporkan salah seorang yang terluka, yakni komandan penerbangan, juga tewas.

Kecelakaan itu terjadi di pangkalan udara Olenya, dekat Olenegrosk, di Semenanjung Kola sekitar 57 mil selatan kota Murmansk.

Pakar penerbangan Vadim Lukashevich, seperti dikutip RIA Novosti, Rabu (23/1/2019), percaya bahwa kecelakaan itu kemungkinan disebabkan oleh embusan angin vertikal yang tiba-tiba menghantam pesawat sebelum mendarat.

Bomber Tupolev—sebuah pesawat yang beroperasi sejak era Soviet—dapat menyerang target yang berjarak 4.350 mil dari pangkalan. Pesawat itu memiliki empat awak.

Investigator militer telah membuka penyelidikan kecelakaan.

Pada musim panas 2004, sebuah pesawat Tu-22M3 juga jatuh di wilayah Novgorod. Empat orang tewas dalam insiden itu.

Kecelakaan pesawat terbaru ini hanya berselang kurang dari seminggu setelah dua pesawat pembom Su-34 bertabrakan di Timur Jauh Rusia selama latihan pada Jumat pekan lalu.

(mas)