Pentagon: Tentara AS Tewas Dalam Pertempuran di Afghanistan

loading…

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon mengumumkan bahwa salah satu personel mereka tewas dalam pertempuran yang berlangsung di Afghanistan. Foto/Istimewa

WASHINGTON – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon mengumumkan bahwa salah satu personel mereka tewas dalam pertempuran yang berlangsung di Afghanistan. Pengumuman ini disampaikan di tengah meningkatnya serangan yang dilancarkan oleh Taliban terhadap militer Afghanistan.

“Tentara itu telah tewas sebagai akibat dari tembakan senjata ringan musuh,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan seperti dilansir PressTV pada Rabu (23/1).

Baca Juga:

“Sesuai dengan kebijakan Kementerian Pertahanan AS, nama anggota tentara yang terbunuh dalam aksi tidak akan diungkapkan sampai 24 jam setelah pemberitahuan terhadap keluarga terdekat selesai,” sambungnya.

Sementara itu, misi NATO di Afghanistan yakni Resolute Support Mission (RSM), mengatakan insiden itu sedang diselidiki dan menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden ini.

Ini adalah anggota layanan AS kedua yang tewas dalam operasi militer di Afghanistan pada 2019. Sersan Angkatan Darat AS, Cameron Meddock meninggal pekan lalu di sebuah fasilitas medis di Jerman karena luka-luka yang dideritanya dalam operasi tempur pada 13 Januari di provinsi Badghis, Afghanistan.

Lebih dari 2.400 pasukan AS telah terbunuh di negara itu sejak AS dan sekutunya menyerang Afghanistan sebagai bagian dari apa yang disebut perang melawan teror Washington pada Oktober 2001.

Serangan itu menggulingkan rezim Taliban dari kekuasaan, tetapi setelah lebih dari satu setengah dekade, pasukan asing masih dikerahkan ke negara itu. Menurut Pentagon, ada sekitar14ribu tentara, kebanyakan dari AS dan negara-negara NATO, di Afghanistan, yang bertugas memberikan saran dan misi bantuan kepada tentara Afghanistan.

(esn)