PBB Desak Semua Pihak di Venezuela Redam Ketegangan

loading…

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mendesak semua aktor di Venezuela untuk menurunkan ketegangan dan mencegah kekerasan lanjutan. Foto/Istimewa

NEW YORK – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mendesak semua aktor di Venezuela untuk menurunkan ketegangan dan mencegah kekerasan lanjutan, setelah adanya protes dan kerusuhan di Venezuela.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa Guterres ingin adanya penyelidikan yang independen di Venezuela dan mendesak semua pihak untuk turun tangan membantu meredam situasi.

“Sekretaris Jenderal prihatin atas laporan korban dalam konteks demonstrasi dan kerusuhan di Venezuela dan menyerukan penyelidikan yang transparan dan independen atas insiden-insiden ini,” kata Dujarric, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (24/1).

Baca Juga:

“Pada saat yang kritis ini, dia (Guterres) mendesak semua aktor untuk mengurangi ketegangan dan melakukan segala upaya untuk mencegah kekerasan dan menghindari eskalasi,” sambungnya.

Dujarric kemudian mengatakan, Guterres menyoroti kebutuhan mendesak bagi semua aktor untuk berkomitmen pada dialog politik yang inklusif dan kredibel untuk mengatasi krisis yang berkepanjangan di negara itu, dengan penuh penghormatan terhadap aturan hukum dan HAM.

Venezuela telah diguncang oleh protes sejak 10 Januari ketika Nicolas Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua setelah pemungutan suara yang diboikot oleh oposisi.

Kemarin, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengakui pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido sebagai presiden sementara negara itu, menandai eskalasi yang paling signifikan dalam perselisihan yang sedang berlangsung antara Washington dan Maduro.

Maduro telah mengecam keputusan Trump dan mengatakan negaranyamemutuskan semua hubungan diplomatik dengan AS, mengusir para diplomat Washington dan memberi mereka waktu 72 jam bagi mereka untuk keluar dari Venezuela.

(esn)