Oposisi Inggris Serukan Parlemen Setujui Referendum Brexit Kedua

loading…

Pemimpin oposisi Inggris, Jeremy Corbyn bergerak selangkah lebih dekat untuk membuka jalan bagi referendum lain mengenai keanggotaan Inggris di Uni Eropa (UE). Foto/Reuters

LONDON – Pemimpin oposisi Inggris, Jeremy Corbyn bergerak selangkah lebih dekat untuk membuka jalan bagi referendum lain mengenai keanggotaan Inggris di Uni Eropa (UE). Pemimpin Partai Buruh mencoba menggunakan parlemen untuk mengambil kendali atas Brexit dari Perdana Menteri, Theresa May.

Dengan jam yang terus berdetak hingga 29 Maret, tanggal yang ditetapkan dalam undang-undang untuk Brexit, Inggris berada dalam krisis politik terdalam dalam setengah abad terakhir karena bergulat dengan bagaimana, atau bahkan apakah akan keluar dari UE.

Sejak kesepakatan Brexit antara May dengan UE ditolak oleh Parlemen Inggris pekan lalu, anggota parlemen telah mencoba untuk merencanakan jalan keluar dari krisis. Namun, sejauh ini tidak ada pilihan yang mendapat dukungan mayoritas dari parlemen.

Baca Juga:

Partai Buruh kemudian mengajukan amandemen yang berusaha memaksa pemerintah memberikan waktu kepada parlemen untuk mempertimbangkan dan memberikan suara pada opsi-opsi untuk mencegah jalan keluar “tidak ada kesepakatan” termasuk serikat pabean dengan UE, dan suara publik atas suatu kesepakatan.

“Sudah waktunya bagi rencana alternatif Partai Buruh untuk mengambil panggung utama, sambil menjaga semua opsi di atas meja, termasuk opsi pemungutan suara publik,” kata Corbyn, merujuk pada referendum kedua, seperti dilansir Reuters pada Selasa (22/1).

Ini adalah pertama kalinya Partai Buruh mengajukan kemungkinan pemilihan kedua di parlemen, yang disambut oleh beberapa penentang Brexit.

(esn)