Macron: Mundurnya AS Tidak Akan Mengubah Misi Memberantas ISIS

loading…

Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/Istimewa

PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Prancis tidak akan menyimpang dari upayanya untuk mengalahkan ISIS di Suriah meskipun ada keputusan Presiden Trump untuk menarik pasukan Amerika Serikat (AS) dari negara itu.

“Penarikan dari Suriah yang diumumkan oleh teman-teman Amerika kami tidak dapat membuat kami menyimpang dari tujuan strategis kami: memberantas Daesh,” kata Macron dalam pidatonya di Prancis selatan, seperti dikutip dari The Hill, Sabtu (19/1/2019).

Daesh adalah akronim Arab untuk Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Baca Juga:

Macron menambahkan bahwa pertarungan belum berakhir dan terburu-buru untuk mundur akan menjadi kesalahan.

Presiden Prancis sebelumnya telah mengkritik keputusan Trump untuk mengangkut sekitar 2.000 pasukan AS dari Suriah.

“Saya sangat menyesali keputusan yang dibuat di Suriah,” kata Macron bulan lalu.

“Menjadi sekutu adalah bertempur bahu-membahu. Itu adalah hal yang paling penting bagi seorang kepala negara dan kepala militer. Seorang sekutu harus bisa diandalkan,” imbuhnya.

Keputusan Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah mendorong pengunduran diri Menteri Pertahanan James Mattis dan memicu reaksi bipartisan di Kongres.

Sejumlah anggota parlemen, termasuk Senator Lindsey Graham , sekutu vokal Trump dalam banyak masalah, mendesak Trump untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

Trump pada hari Rabu mengatakan kepada sekelompok senator Republik bahwa ia berencana untuk bergerak maju dengan rencana untuk menarik pasukan dari Suriah serta Afghanistan.

(ian)