Korban Tewas Ledakan Pipa Bensin di Meksiko Tembus 114 Jiwa

loading…

Jumlah korban tewas akibat ledakan pipa bensin di negara bagian Meksiko tengah, Hidalgo, meningkat menjadi 114 orang. Foto/Istimewa

MEXICO CITY – Jumlah korban tewas akibat ledakan pipa bensin di negara bagian Meksiko tengah, Hidalgo, meningkat menjadi 114 orang. Korban tewas sebelumnya dari ledakan pipa Tuxpan-Tula itu adalah 109 orang.Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Meksiko, sebanyak 33 orang yang terluka akibat ledakan tersebut tetap dirawat di rumah sakit. Sementara sebagian besar dari mereka menerima bantuan medis di Mexico City, tiga korban sedang menjalani perawatan di negara bagian Texas bagian selatan AS seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (27/1/2019).
Ledakan itu terjadi di kota Hidalgo, Tlahuelilpan, pada 18 Januari lalu setelah pipa pecah dalam upaya pencurian bensin. Penduduk setempat sedang mengisi tabung ketika bencana terjadi.

Meksiko saat ini mengalami kekurangan bahan bakar yang parah dengan orang-orang kadang-kadang mencoba mencuri bensin dari saluran pipa. Hal itu terjadi sejak Presiden Andres Manuel Lopez Obrador meluncurkan pemberantasan pencurian bahan bakar hampir sebulan yang lalu. Ia memerintahkan saluran pipa ditutup dalam upaya untuk memberangus kegiatan kriminal.

Pemerintah Lopez Obrador telah mengawasi dengan cermat penanganan insiden tersebut, dan muncul pertanyaan tentang mengapa Pemex membutuhkan waktu lama untuk menutup pipa, setelah mengetahui tentang pecahnya pipa tersebut berjam-jam sebelum ledakan.

Baca Juga:

Jaksa Agung Meksiko Alejandro Gertz mengatakan setiap kelalaian oleh pihak berwenang sedang diselidiki dan pejabat yang terlibat akan dipanggil untuk diperiksa.

(ian)