Iran Tolak Seruan AS untuk Hentikan Program Rudal

loading…

Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami menegaskan, bahwa isu mengenai program pengembangan rudal balistik Iran adalah sesuatu yang tidak bisa dinegosiasikan. Foto/Istimewa

TEHERAN – Iran menolak seruan dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk menghentikan program rudal balistiknya. Teheran juga mengaku tidak memiliki rencana untuk menambah jarak tembak rudal mereka.

Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami menegaskan, bahwa isu mengenai program pengembangan rudal balistik Iran adalah sesuatu yang tidak bisa dinegosiasikan.

“Musuh mengatakan, kekuatan rudal Iran harus dihilangkan. Tetapi, kami telah berulang kali mengatakan kemampuan rudal kami tidak bisa dinegosiasikan,” kata Hatami dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (29/1).

Baca Juga:

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani juga mengatakan, Iran akan terus bekerja untuk meningkatkan akurasi rudal mereka.

“Iran tidak memiliki batasan ilmiah atau operasional untuk meningkatkan jangkauan misil militernya. Tetapi, berdasarkan doktrin pertahanannya, Iran terus berupaya meningkatkan ketepatan rudal, dan tidak memiliki niat untuk meningkatkan jangkauannya,” ucapnya.

Sebuah resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, yang menyertai perjanjian nuklir 2015 meminta Teheran untuk menahan diri hingga delapan tahun untuk melakukan pengerjaan rudal balistik yang dirancang untuk dalam membawa hulu ledak nuklir.

Teheran mengatakan, rudal balisitik yang mereka kembangkan saat ini bersifat defensif dan tidak diranncang untuk membawa hulu ledak nuklir. Dengan kata lain, program ini tidak melanggar resolusi DK PBB.

(esn)