Inggris Semringah UE Jatuhkan Sanksi Baru pada Rusia

loading…

Inggris menyambut sanksi UE terhadap badan intelijen militer Rusia atau GRU. Foto/Istimewa

LONDON – Inggris menyambut sanksi UE terhadap badan intelijen militer Rusia atau GRU. London mengatakan itu mengirim pesan keras kepada Kremlin setelah serangan dengan senjata kimia terhadap mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal.

Para Menteri Luar Negeri negara anggota UE menyusun daftar hitam pertama sesuai dengan peraturan baru Dewan Eropa terhadap mereka yang bertanggung jawab memproduksi dan menggunakan senjata kimia. Keputusan itu akan dibuat selama sesi rencana pertama Dewan Eropa.

Sanksi itu akan berdampak pada empat warga Rusia yang dianggap anggota GRU, yang dituduh melakukan upaya pembunuhan terhadap Skripal dan putrinya Yulia.

Baca Juga:

“Sanksi baru ini memenuhi janji kami untuk mengambil tindakan tegas terhadap kegiatan organisasi intelijen militer Rusia yang ceroboh dan tidak bertanggung jawab, GRU, yang menempatkan warga negara Inggris yang tidak bersalah dalam bahaya serius di Salisbury tahun lalu,” kata Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt seperti dilansir Reuters pada Senin (21/1).

Sementara itu, sebelumnya juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, Moskow tidak mendukung keputusan UE untuk memberlakukan sanksi terhadap Rusia terkait dengan insiden Skripal.

Dia menegaskan, belum ada bukti sejauh ini, khususnya terhadap Alexander Petrov dan Ruslan Boshirov, yang fotonya sudah disebar oleh otoritas Inggris. “Kami tidak mengetahui adanya lagi bukti substantif dan spesifik, itulah sebabnya kami memiliki reaksi negatif terhadap keputusan seperti itu,” ucapnya.

(esn)