Diakui Israel, Pemimpin Oposisi Venezuela Semringah

loading…

Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido mengucapkan terima kasih kepada Benjamin Netanyahu atas pengakuan terhadap dirinya sebagai Presiden sementara Venezuela. Foto/Reuters

CARACAS – Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atas pengakuan terhadap dirinya sebagai Presiden sementara Venezuela.

“74 tahun yang lalu kamp konsentrasi Auschwitz dibebaskan dan hari ini, sama seperti negara kita juga berjuang untuk kebebasannya. Kami berterima kasih atas pengakuan dan dukungan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” kata Guaido, seperti dilansir Russia Today pada Senin (28/1).

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel, David Friedman. Di mana, Friedman menyampaikan pujian tertinggi kepada Israel atas apa yang dia sebut sebagai dukungan terhadap kebebasan dan demokrasi.

Baca Juga:

Sebelumnya diwartakan, Netanyahu dalam sebuah pernyataan video yang dirilis pada hari Minggu menyatakan Israel bergabung dengan AS dan negara lainnya dalam mengakui Guaido sebagai pemimpin baru Venezuela.

“Israel bergabung dengan Amerika Serikat, Kanada, sebagian besar negara-negara Amerika Latin dan negara-negara di Eropa dalam mengakui kepemimpinan baru di Venezuela,” kata Netanyahu.

Guaido adalah Kepala Majelis Nasional (Parlemen) yang sudah mendeklarasikan diri sebagai presiden interim Venezuela sampai pemilu terbaru digelar. Parlemen di negara itu dikendalikan oleh oposisi.

Deklarasi Guaido membuat negara yang pernah dipimpin Hugo Chavez itu memiliki dua presiden. Sebab, kandidat presiden petahana Nicolas Maduro telah lebih dulu diambil sumpah untuk menjadi presiden selama enam tahun ke depan setelah partainya memenangkan pemilu tahun lalu.

Pemilu itu diboikot oposisi dengan alasan sarat kecurangan. AS dan sekutu-sekutunya juga tak mengakui pemilu yang dimenangkan Maduro

(esn)