AS Dituding Bebaskan 40 Militan ISIS dari Penjara Afghanistan

loading…

Militer AS dituding telah membebaskan 40 napi militan ISIS dari sebuah penjara di Afghanistan. Foto/Ilustrasi/Istimewa

KABUL – Juru bicara kelompok Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa militer Amerika Serikat (AS) telah membunuh penjaga keamanan selama penggerebekan di salah satu penjara di provinsi Badghis, barat laut Afghanistan. Militer AS kemudian membawa 40 militan ISIS yang dipenjara ke tempat yang tidak diketahui.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga melaporkan bahwa pasukan khusus AS bisa terlibat dalam serangan sebuah penjara untuk mencegah kebocoran informasi tentang sponsor teroris.

Pada saat yang sama, Bakhtar News Agency, kantor berita resmi pemerintah Afghanistan, memposting informasi bahwa 36 anggota IS dibebaskan oleh tentara nasional Afghanistan.

Baca Juga:

Mengomentari laporan itu, Wakil Kepala Dewan Provinsi Badghis Abdullah Afzali mengatakan bahwa para militan telah dibebaskan oleh beberapa militer asing.

“Tiga hari yang lalu, militer asing mengepung daerah Panjboz, tempat gerilyawan ISIS ditangkap oleh Taliban lima bulan lalu di provinsi Faryab. Pasukan militer asing menewaskan sekitar 20-30 anggota Taliban yang menjaga fasilitas penahanan. Mereka membebaskan 38 militan, yang dibawa pergi ke wilayah yang tidak diketahui,” kata pejabat itu seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (18/1/2019).

Afzali juga mencatat bahwa penduduk setempat mengetahui keberadaan para tahanan ISIS.

“Penduduk setempat melihat gerilyawan ISIS dari jarak dekat. Kebanyakan dari mereka adalah orang asing dari Rusia, China, Uzbekistan, Tajikistan, dan negara-negara lain. Ada perempuan di antara mereka. Semua penduduk tahu tentang itu,” ungkapnya.

Menurut sang politisi, operasi itu dilakukan pada saat-saat gelap dengan dukungan perlindungan dari tanah dan udara.

(ian)